Minggu, 28 Mei 2017

PENILAIAN AKBID AKMIL

Menyikapi perkembangan lingkungan strategis, Para Perwira  Lulusan Akademi Militer TNI harus mampu berfikir lebih kreatif dan inovatif guna menghasilkan sesuatu yang baru bagi kepentingan dan kebijakan strategis pertahanan negara dimasa yang akan datang, memiliki kemampuan negosiasi dan diplomasi, mampu menganalisa perkembangan situasi secara cepat serta memahami struktur dan rantai komando kepemimpinan di TNI sehingga semua yang dilakukan terukur dan terarah.

 Demikian yang dilaksanakan oleh Letkol Chk Isranaldi yang menjabat Kakum Akademi Militer beserta dua orang anggotanya di Batalyon Artileri Medan-7105 GS dalam rangka Penelitian Kwalitas Kemampuan Perwira Akbid Akmil untuk menetukan Kwalitas dan Kwantitas perkembangan pola pendidikan kedepannya di Akmil. (15/5/17).

Dalam kesempatan tersebut memberikan lembaran soal dan tugas kepada Akbid Akmil yang sedang berdinas di Batalyon Armed-7/106 GS di ruang data Batalyon serta di awasi oleh Lettu Czi Triputra yang menjabat Paurops Dep Mipatek Akademi Militer Magelang.   Akmil tidak hanya dituntut untuk melahirkan prajurit-prajurit cerdas dan siap melaksanakan tugas, namun juga dituntut melahirkan prajurit generasi muda TNI yang berkepribadian, kepemimpinan yang visioner, tangguh dan mampu mengembangkan serta mengawal jati diri TNI serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Kedepan tidak ringan melainkan semakin bertambah berat dan kompleks. perubahan lingkungan strategi bergerak dengan sangat dinamis dipengaruhi oleh globalisasi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat baik secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis dalam menghadapi Proxy War.

Tidak ada komentar: